Teman Sakit, Wajib dijenguk....^_^

Rabu, 02 Desember 2009



Minggu, 29 November 2009 aku dan temen-temen menjenguk teman sekelas yang sedang sakit di Salah satu Rumah Sakit yang ada di Yogyakarta. Sebut saja Ndari.
Keadaan yang tidak begitu parah, namun cukup mengeluarkan biaya yang besar. Hal tersebut sangat membutuhkan kesabaran dari Ndari dan dari pihak keluarganya, yang semestinya ndari kuliah dan melakukan aktivitas sehari-hari serta uang yang dimiliki digunakan untuk keperluan yang lebih penting, tapi itu semua hanya rencana yang dapat ditetapkan oleh manusia, (Ndari dan keluarga) sedangkan Allah berkendak lain, yang sudah direncanakan baik-baik ternyata tidak sejalan dengan kehendak Allah.
Sungguh, nikmat sehat yang diberikan Allah itu sangat luar biasa. Bagaimanapun juga kita musti dan wajib bersyukur atas semua nikmat itu, tidak terkecuali.
Pengalaman kemarin sewaktu kita menjenguk, kita tidak membawa apa-apa. Maksudnya bukan membawa sesuatu untuk dia Ndari yang sakit, tapi masih belum mempunyai ilmu yang cukup tentang bagaimana adab dan cara menjenguk orang sakit.
Ketika kami mengetuk pintu ruangan, terlihat Ndari yang terbaring lemah diatas kasur serta kakaknya yang menemani ndari tertidur pulas.
Awalnya kamti tidak tega untuk mengganggu tidur mereka serta membuat mereka terbangun, tapi bagaimana pun juga kami juga mempunyai niat baik setidaknya untuk membuat Ndari senang atas kehadiran kita, yaacchh walau bagaimanapun dia adalah teman kita.
Ketika kami mengucapkan salam, kakak ndari yang membukakan pintu. Setelah itu dia membangunkan ndari. Ketika terbangun, begitu kagetnya kami melihat ndari yang tanpa sadar menatap kami dengan mata kosong.
Setelah beberapa waktu kemudian kami bercakap-cakap tentang kondisi ndari, dan setelah itu kami memutuskan untuk pulang.
Pada waktu itu, teman-teman sudah pamitan, tapi menurut aku kurang satu ketika kita mau pulang belum melakukan doa untuk kesembuhan ndari.
Waktu aku berdoa, aku berharap teman-teman bisa mengamini apa yang aku panjatkan kepada Allah, tapi apa yang terjadi,
Tanpa sadar, teman-teman ternyata tidak memperhatikan apa yang aku lakukan saat itu.
Begitu enaknya mereka pamitan dengan Ndari, kasih salam, dan Jabat tangan, sedangkan aku yang berdiri disamping Ndari dan teman-teman yang pamit sedang berdoa.
Aku kurang tau, mereka sadar tidak dengan keberadaan ku disamping nya, dan apa yang aku lakukan saat itu.
Dari kejadian itu, aku mencoba mencari bahan referensi tentang bagaimana cara dan adab menjenguk orang sakit.
Berikut ini akan dikupas sedikit mengenai hal tersebut:

Menjenguk Orang Sakit

Dlam sebuah Hadits Rasulullah SAW menjelaskan bahwa pada dasarnya orang-orang mu’min satu sama lainnya bagaikan tubuh. Seluruh anggota tubuh ikut merasakan penderitaannya.
Seperti yang dijelaskan dalam hadits “Perumpamaan Orang-orang mu’min dalam saling mencintai, saling menyayangi, saling mengasihi bagaikan satu tubuh. Apalagi satu anggota menderita, maka menjalarlah penderitaan itu ke seluruh tubuh hingga tidak dapat tidur dan panas demam” (Hadits Muttafaz’alaih).

Islam sangat mengajurkan menjenguk Saudara atau teman kita yang sedang sakit, baik dirumah atau tengah dirawat di rumah sakit. Karena itu apabila kita mendengar ada family, teman sedang sakit hendaklah segera kita menengoknya.
Menjenguk dan menengok orang sakit adalah separuh pengobatan.

Adab Menjenguk Orang Sakit

Agama kita, sangatlah baik anjurn untuk kita terapkan. Islam mengatur tata cara dan adab mengunjungi orang sakit:
1. Bersikap sopan, ramah dan manis muka, jangan mnunjukkan muka atau sikap yang tidak menyenangkan orang yang sakit atau keluarganya.
2. Memberikn nasehat aga selalu sabar dan tawakkal kepada Allah SWT.
3. Meyakinkan kepada yang sakit bahwa setiap penyakit itu ada obatnya dan bahwa penyakit itu datang dari Allah sebagai cobaan dan ujian.
4. Memberikan harapan dengan menceritakan orang-orang yang telah sehat setelah dirawat atau menderita sakit.
5. Mendo’akan agar penyakitnya segera diangkat oleh Allah SWT dan disembuhkan dengan kesembuhan yang sempurna.
6. Jangan berbicara yang menimbulkan rasa takut pada si sakit dan keluarganya dengan mengatakan bahwa penyakit yang dideritanya itu berbahaya.
7. Hendaknya membawa oleh-oleh ala kadarnya untuk menghibur dan meringakan beban penderitaannya yang sakit atau berupa bantuan uang seikhlasnya.
Hikmah Menjenguk Orang Sakit.
Menjenguk orang sakit itu mempunyaik hikmah, antara lain:
1. Dapat meringakan penderitaan si sakit
2. Dapat meringankan kesabaran si sakit dan keluarganya
3. Dapat menimbulkan harapan si sakit untuk lekas sembuh atau harapan untuk hidup sehat.

Sumber: Prof. H. Chatibul Umam DKK; FIQIH; Menara Kudus; Kudus

0 komentar: