KEHIDUPAN TIDAK SELAMANYA BAIK

Minggu, 06 Desember 2009 | 0 komentar




Assalamu’alaikum…
Hi…how are you today???
Are you fine….I hope yes…like me…

Teman, setelah kita cermati sesaat kita bisa merasakan ya betapa kompleksnya dunia ini … ada yang baik, ada yang buruk…manusia yang pandai menyukuri nikmat bahkan ada yang sebaliknya…memang c Allah menciptakan mahluknya itu berpasang-pasangan…yes, itu selalu…tapi menurut apa yang kurasakan dan kucermati dalam realita kehidupan tu berbeda sekali…memang ci ada yang buruk, tapi tidak diimbangi dengan kebaikan-kebaikan yang selayaknya dilakukan…malah sebaliknya…seolah-olah dunia yang kompleks ini sudah menjadi milik para manusia yang mempunyai sifat buruk itu, tapi kapan ya mereka yang mempunyai sifat buruk itu bisa sadar…kenapa juga mereka bisa melakukan hal yang seburuk itu…apa alasannya???
sifat tercela yang ada pada diri mereka itu yang seharusnya dipertanyakan…SALAH SIAPA???, sifat yang tidak terpuji yang sudah disulap menjadi suatu kebanggaan bagi dirinya…
Para pejabat yang gemar mengambil hak milik rakyat yang telah dipimpinnya… Para Pengajar yang seharusnya mempunyai dedikasi tinggi dan kewibawaannya yang patut dicontoh dan menjadi teladan kita, tapi apa yang telah dilakukan oleh para pengajar…mereka selalu memanfaatkan pekerjaannya sebagai Gaji buta yang akan diperolehnya tidak memikirkan nasib generasi penerusnya…. Dan itupun ada feedback yang tidak baik pula dari para pelajar…Para pelajar yang seharusnya menjadi generasi penerus bangsa sepatutnya mereka mendapatkan pendidikan yang layak…Tetapi yang kurasakan itu berbeda…mungkin ya karena tidak mendapat support dari pihak pengajar, jadi para pelajar pun mengacuhkan materi yang diberikan…apalagi semenjak adanya dunia maya yang selama ini sudah merajalela…yang menjadikan suatu media pembelajaran (e-learning)…menurut ku hal tersebut sangat efektif sekali, karena siswa dapat dipantau dari dunia maya tersebut, sedangkan siswa yang tidak bsia masuk juga bisa mencari bahan dari web tersebut…yang harus dipertanyakan, apakah semua itu sudah tepat digunakan…sarana yang menunjang tersebut sudah bermanfaat bagi siswa yang diajar…dan sepengetahuanku itu tidak semuanya memanfaatkan dunia pembelajaran itu dengan baik…para siswa hanya bisa menfaatkan sarana tersebut dengan cara yang tidak sepatutnya dilakukan…Internet yang menjadi media pembelajaran tersebut sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan, tetapi bila digunakan dengan tidak sepatutnya maka manfaat itu pun akan pudar…misalnya saja siswa yang seharusnya sekolah/belajar disekolah mereka tidak masuk…dengan alasan materi yang diajarkan dapat diakses melalui internet atau jaringan media pembelajaran….mereka cenderung lebih bermain dengan tetman2 sebaya yang menginjak remaja…menuruti egois…(Remember: Not All Of Them Lho….!!!)

How about you teman???
Apakah sama dengan ku…
Bukannya aku menjelek-jelekkan orang yang mempunyai sifat seperti itu, atau bahkan aku mencari kekurangannya,,,egag lah…yang pasti hal tersebut merupakan suatu contoh kepada kita yang tidak sepatutnya kita tiru…bahkan sebaiknya kita singkirkan…seperti kanzen tu lho, yang jelek kita buang sedangkan yang baik kita ambil…atau kalau perlu kita mencoba untuk belajar dari sifat mereka yang buruk itu, dengan hal tersebut kita dapat menjadi insan yang lebih baik yang tidak mengikuti jejak mereka…gitu kan…hehehehe

Sekian
Read More

RENUNGKAN MAKNANYA BERIKAN WAKTU ANDA

Rabu, 02 Desember 2009 | 0 komentar


Orang cerdas adalah orang yang mengingat akan kematian, berikanlah waktu anda dan bacalah sampai habis, semoga dapat menjadikan hikmah untuk kita semua, bahwa kita akan mati dan tinggal menunggu waktunya, Wassalam.

INFORMASI PENERBANGAN GRATIS AL-JENAZAH AIRLINES, LAYANAN PENUH 24 JAM

Bila kita akan “berangkat” dari alam ini ia ibarat penerbangan ke sebuah Negara.
Di mana informasi tentang-Nya tidak terdapat dalam brosur penerbangan, tetapi melalui Al-Qur’an dan Al-Hadist.
Di mana penerbangan bukannya dengan Garuda Airlines, Singapore Airlines, atau USA Airlines, melainkan Al-Jenazah Airlines.
Di mana bekal kita bukan tas lagi seberat 23 Kg, tetapi amalan yang tak lebih dan tak kurang.
Di mana bajunya bukan Pierre Cardin, atau setaraf dengannya, akan tetapi kain kafan putih.
Di mana pewanginya bukan Channel atau Polo, tetapi air biasa yang suci.
Di mana Passport kita bukanlah Indonesia, British atau American, tetapi Al-Islam.
Di mana visa kita buakan lagi sekedar 6 bulan, tetapi “Laailaahailallah”
Di mana pelayanannya bukan pramugari jelita, tetapi Malaikat Izrail.
Di mana servisnya bukan lagi sekelas business, ekonomi atau eksekutif, melainkan sekedar kain yang diwangikan.
Di mana tujuan mendarat bukannya Bandara Cengkareng, Heathrow Airport atau Jeddah International, tetapi tanah pekuburan.
Di mana ruang menunggunya bukan lagi ruang ber-AC dan permadani, tetapi ruang 2x1 meter, gelap gulita.
Di mana pegawai imigrasi adalah Malaikat Munkar dan Nakir, mereka hanya memeriksa apakah kita layak ke tujuan yang diidamkan.
Di mana tidak perlu satpam dan alat detector.
Di mana lapangan terbang transitnya adalah Al Barzah.
Di mana tujuan terakhir apakah Surga yang mengalir sungai di bawahnya atau Neraka Jahanam.
Penerbangan ini tidak dibajak atau dibom, karena itu tak perlu bimbang.
Sajian tidak disediakan, oleh karena itu tidak perlu merisaukan masalah alergi atau halal haram makanan.
Jangan merisaukan pembatalan, penerbangan ini senantiasa tepat waktunya, ia berangkat dan tiba tepat pada masanya.
Jangan pikirkan tentang hiburan dalam penerbangan, anda telah hilah selera bersuka ria.
Jangan bimbang tentang pembelian tiket, ianya telah siap di-booking sejak anda ditiupkan ruh di dalam Rahim ibu.
YA! BERITA BAIK!! Jangan bimbangkan siapa yang duduk di sebelah anda.
Anda adalah satu-satunya penumpang penerbangan ini.
Oleh karena itu bergembiralah selagi bias! Dan sekiranya anda bisa!
Hanya ingat! Penerbangan ini dating tanpa “Pemberitahuan”.
Cuma perlu diingat!! Nama anda telah tertulis dalam tiket untuk penerbangan…
Saat penerbangan anda berangkat…. Tanpa doa Bismillahi Tawakkaltu Allahu lahaulaa walakuwwata ilabillah, atau ungkapan selamat jalan.
Tetapi Innalillahi Wa Innalillahi Rajiuun..
Anda berangkat pulang ke Rahmatullah..Mati.

ADAKAH KITA TELAH SIAP UNTUK BERANGKAT

Orang yang cerdas adalah orang yang mengingat kematian. Karena dengan kecerdasannya dia akan mempersiapkan segala pembekalan untuk menghadapinya.
ASTAGHFIRULLAH 3X, semoga ALLAH SWT mengampuni kita beserta keluarga,,,Amin WALLAHU A’LAM.

Catatan:
Penerbangan ini berlaku untuk segala umur…tanpa kecuali, maka perbekalan lebih baik dipersiapkan sejak dini…sangat tidak bijak dan tidak cerdas bagi yang menunda-nunda mempersiapkan perbekalannya.

SUARA YANG MENDENGAR MAYAT

Yang akan ikut mayat ada tiga hal yaitu:
1. Keluarga
2. Hartanya
3. Amalnya

Ada dua yang kembali dan satu akan tinggal bersamanya yaitu:
1. Keluarga dan hartanya akan kembali
2. Sementara amalnya akan tinggal bersamanya

Maka ketika Ruh meninggalkan Jasad…Terdengarlah suaradari langit memekik,
“Wahai Fulan anak si Fulan…
Apakah kau yang telah meninggalkan dunia, atau dunia yang meninggalkanmu?
Apakah kau yang telah menumpuk harta kekayaan, atau kekayaan yang telah menumpukmu?
Apakah kau yang telah menumpuk dunia, atau dunia yang telah menumpukmu?
Apakah kau yang telah mengubur dunia, atau dunia yang telah menguburmu?

Ketika mayat tergeletak akan dimandikan…. Terdengar dari langit suara memekik,
“Wahai Fulan si anak Fulan…
Mana badanmu yang dahulunya kuat, mengapa kini terkulai lemah?
Mana tubuhmu yang dahulunya begitu kau dambakan, mengapa kini terbujur kaku?
Mana lisanmu yang dahulunya fasih, mengapa kini bungkam tak bersuara?
Mana telingamu yang dahulunya mendengar, mengapa kini tuli dari seribu bahasa?
Mana sahabat-sahabatmu yang dahulunya setia, mengapa kini raib tak bersuara?”

Ketika mayat siap dikafan…suara dari langit memekik,
“Wahai Fulan si anak Fulan…
Berbahagialah apabila kau bersahabat dengan ridha
Celakalah apabila kau bersahbat dengan murka Allah wahai Fulan si anak Fulan
Kini kau tengah berada dalam sebuah perjalanan nun jauh tanpa bekal
Kau telah keluar dari rumahmu dan tidak akan pernah kembali selamanya
Kini kau tengah sadar pada sebuah tujuan yang penuh pertanyaan”

Ketika mayat diusung…terdengar dari langit suara memekik,
“Wahai Fulan si anak Fulan…
Setiap pekerjaan yang kau lakukan kelak kau lihat hasilnya di akhirat.
Apabila baik maka kau akan melihatnya baik.
Apabila buruk, kau akan melihatnya buruk”

Ketika mayat dibaringkan di Liang lahat… terdengar suara memekik dari langit,
“Wahai Fulan si anak Fulan…
Apa yang kau telah siapkan dari rumahmu yang luas di dunia untuk kehidupan yang penuh gelap gulita di sini wahai Fulan si anak Fulan…
Dahulu kau tertawa, kini dalam kau menangis
Dahulu kau bergembira, kini dalam perutku kau berduka
Dahulu kau bertutur kata, kini dalam perutku kau bungkam seribu bahasa”

Ketika semua manusia meninggalkannya sendirian… Allah SWT berkata kepadanya.
“Wahai hambaku…
Kini kau tinggal seorang diri
Tiada teman dan tiada kerabat
Di sebuah tempat kecil, sempit dan gelap.
Mereka pergi meninggalkanmu… Seorang diri
Padahal, karena mereka kau pernah langgar perintahku
Hari ini…
Akan kutunjukkan kepadamu
Kasih saying-Ku
Yang akan takjub seisi alam
Aku akan menyayangimu
Lebih dari kasih saying seorang ibu kepada anaknya”

Kepada jiwa-jiwa yang tenang Allah berfirman, “Wahai jiwa yang tenang kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya, maka masuklah ke dalam Jemaah hamba-hamba-Ku dan masuklah ke dalam jannah-Ku”.

Anda ingin beramal shaleh…?
Tolong kirimkan kepada rekan-rekan muslim lainnya….!!! Semoga kematian akan menjadi pelajaran yang berharga bagi kita dalam menjalani hidup ini.
Rasulullah SAW, menganjurkan kita untuk senantiasa mengingat mati (maut) dan dalam sebuah hadistnya yang lain, beliau bersabda ”wakafa bi almauti wa’idha” artinya cukuplah mati itu akan menjadipelajaran bagimu!

Semoga bermanfaat bagi kita, Amiiiinnn…..

Bahan renungan untuk anda, sahabatku… yang mungkin terlalu sibuk bekerja…
Luangkanlah waktu sejenak untuk membaca dan merenungkan pesan ini…
Alahamdulillah, anda beruntung telah terpilih untuk mendapatkan kesempatan untuk membaca pesan ini.
Aktifitas keseharian kita selalu mencuri konsentrasi kita. Seolah kita lupa dengan sesuat yang kita tak pernah tahu kapan kedatangannya. Sesuatu yang bagi sebagian orang sangat menakutkan. Tahukah kapan kematian akan menjemput kita???
Berikan dakwah ini ke semua orang muslim dan mintalah mereka untuk melakukan hal yang sama. Ini bukan dakwah ancaman berantai. Yang utama jika anda tidak meneruskan hal ini, maka anda telah menyia-nyiakan kesempatan untuk saling menasihati dalam kebenaran dan beramal shalih. Jika anda lakukan dengan ikhlas, Insyaallah anda akan menuai kebaikan. Mari berlomba dalam kebaikan…

Dikutip dari majalah Krakatau Steel Group (KSG) 2009.
posting by marshal sadini @ facebook.
Read More

Teman Sakit, Wajib dijenguk....^_^


Minggu, 29 November 2009 aku dan temen-temen menjenguk teman sekelas yang sedang sakit di Salah satu Rumah Sakit yang ada di Yogyakarta. Sebut saja Ndari.
Keadaan yang tidak begitu parah, namun cukup mengeluarkan biaya yang besar. Hal tersebut sangat membutuhkan kesabaran dari Ndari dan dari pihak keluarganya, yang semestinya ndari kuliah dan melakukan aktivitas sehari-hari serta uang yang dimiliki digunakan untuk keperluan yang lebih penting, tapi itu semua hanya rencana yang dapat ditetapkan oleh manusia, (Ndari dan keluarga) sedangkan Allah berkendak lain, yang sudah direncanakan baik-baik ternyata tidak sejalan dengan kehendak Allah.
Sungguh, nikmat sehat yang diberikan Allah itu sangat luar biasa. Bagaimanapun juga kita musti dan wajib bersyukur atas semua nikmat itu, tidak terkecuali.
Pengalaman kemarin sewaktu kita menjenguk, kita tidak membawa apa-apa. Maksudnya bukan membawa sesuatu untuk dia Ndari yang sakit, tapi masih belum mempunyai ilmu yang cukup tentang bagaimana adab dan cara menjenguk orang sakit.
Ketika kami mengetuk pintu ruangan, terlihat Ndari yang terbaring lemah diatas kasur serta kakaknya yang menemani ndari tertidur pulas.
Awalnya kamti tidak tega untuk mengganggu tidur mereka serta membuat mereka terbangun, tapi bagaimana pun juga kami juga mempunyai niat baik setidaknya untuk membuat Ndari senang atas kehadiran kita, yaacchh walau bagaimanapun dia adalah teman kita.
Ketika kami mengucapkan salam, kakak ndari yang membukakan pintu. Setelah itu dia membangunkan ndari. Ketika terbangun, begitu kagetnya kami melihat ndari yang tanpa sadar menatap kami dengan mata kosong.
Setelah beberapa waktu kemudian kami bercakap-cakap tentang kondisi ndari, dan setelah itu kami memutuskan untuk pulang.
Pada waktu itu, teman-teman sudah pamitan, tapi menurut aku kurang satu ketika kita mau pulang belum melakukan doa untuk kesembuhan ndari.
Waktu aku berdoa, aku berharap teman-teman bisa mengamini apa yang aku panjatkan kepada Allah, tapi apa yang terjadi,
Tanpa sadar, teman-teman ternyata tidak memperhatikan apa yang aku lakukan saat itu.
Begitu enaknya mereka pamitan dengan Ndari, kasih salam, dan Jabat tangan, sedangkan aku yang berdiri disamping Ndari dan teman-teman yang pamit sedang berdoa.
Aku kurang tau, mereka sadar tidak dengan keberadaan ku disamping nya, dan apa yang aku lakukan saat itu.
Dari kejadian itu, aku mencoba mencari bahan referensi tentang bagaimana cara dan adab menjenguk orang sakit.
Berikut ini akan dikupas sedikit mengenai hal tersebut:

Menjenguk Orang Sakit

Dlam sebuah Hadits Rasulullah SAW menjelaskan bahwa pada dasarnya orang-orang mu’min satu sama lainnya bagaikan tubuh. Seluruh anggota tubuh ikut merasakan penderitaannya.
Seperti yang dijelaskan dalam hadits “Perumpamaan Orang-orang mu’min dalam saling mencintai, saling menyayangi, saling mengasihi bagaikan satu tubuh. Apalagi satu anggota menderita, maka menjalarlah penderitaan itu ke seluruh tubuh hingga tidak dapat tidur dan panas demam” (Hadits Muttafaz’alaih).

Islam sangat mengajurkan menjenguk Saudara atau teman kita yang sedang sakit, baik dirumah atau tengah dirawat di rumah sakit. Karena itu apabila kita mendengar ada family, teman sedang sakit hendaklah segera kita menengoknya.
Menjenguk dan menengok orang sakit adalah separuh pengobatan.

Adab Menjenguk Orang Sakit

Agama kita, sangatlah baik anjurn untuk kita terapkan. Islam mengatur tata cara dan adab mengunjungi orang sakit:
1. Bersikap sopan, ramah dan manis muka, jangan mnunjukkan muka atau sikap yang tidak menyenangkan orang yang sakit atau keluarganya.
2. Memberikn nasehat aga selalu sabar dan tawakkal kepada Allah SWT.
3. Meyakinkan kepada yang sakit bahwa setiap penyakit itu ada obatnya dan bahwa penyakit itu datang dari Allah sebagai cobaan dan ujian.
4. Memberikan harapan dengan menceritakan orang-orang yang telah sehat setelah dirawat atau menderita sakit.
5. Mendo’akan agar penyakitnya segera diangkat oleh Allah SWT dan disembuhkan dengan kesembuhan yang sempurna.
6. Jangan berbicara yang menimbulkan rasa takut pada si sakit dan keluarganya dengan mengatakan bahwa penyakit yang dideritanya itu berbahaya.
7. Hendaknya membawa oleh-oleh ala kadarnya untuk menghibur dan meringakan beban penderitaannya yang sakit atau berupa bantuan uang seikhlasnya.
Hikmah Menjenguk Orang Sakit.
Menjenguk orang sakit itu mempunyaik hikmah, antara lain:
1. Dapat meringakan penderitaan si sakit
2. Dapat meringankan kesabaran si sakit dan keluarganya
3. Dapat menimbulkan harapan si sakit untuk lekas sembuh atau harapan untuk hidup sehat.

Sumber: Prof. H. Chatibul Umam DKK; FIQIH; Menara Kudus; Kudus
Read More

WATASHI NO MAINICHI


Watashi wa maiasa san ji han ni okimasu. Shubuh oinari shimasu. Sorekara abimasu. Asagohan wa itsumo gohan to tamago to yasai to mizu desu. Otobay de daigaku e ikimasu. Watashi wa UNY no gakusei de. Gozen shichi ji ni UNY no daigaku e ikimasu. UNY no daigaku wa gozen hachi ji kara gogo go ji made desu. UNY no daigaku wa Getsu-youbi kara Kin-youbi benkyoushimasu. Gogo roku ji ni uchi e kaerimasu. Roku ji han ni abimasu. Sorekara Magrib oinori shimasu. Shichi ji ni bangohan o tabemasu. Sorekara benkyoushimasu. Watashi wa maiban hachi ji kara kuu ji made benkyoushimasu. Sorekara, Isya’ Oinori shimasu. Yoru kuu ji ni nemasu..(Hehehehe).
Do-youbi to nichi-youbi wa benkyoshimasen. Tokidoki, Do-youbi wa asa toshoshitsu e ikimasu. Hon o yomimasu. Gogo uta o utaimasu. Nichi-youbi wa doko mo ikimasen. Yasumimasu.
Minasan, watashi no koibito desu. Kochira wa Hanif-san desu. Jogujyakaruta no susshin desu. Kare wa ni jyuu san sai desu. Surabaya no hatarakimasu. Kare kara kurushi mi o ubaeta sono toki. Watashi ni mo ikite yuku, yuki ga-wa ite kuru. Watashi o tsukandara namida fuite. Watashi wa itsumo aishiteru.
Doumo Arigatou. Ja Mata
Read More